Senin, 04 Juni 2018

Siap menyebarkan brosur bisnis!

suratkabar.me


Siap menyebarkan brosur bisnis!


Saya sering tidak habis pikir saat bertemu dengan pebisnis yang tidak memiliki kartu nama ataupun brosur perusahaan. Satu satunya dalih yang bisa diterima dari hal ini adalah jika Anda sedang di atas papan seluncur di lepas Pantai Maui, Hawaii (tapi pebisnis yang baik barang kali saja akan memiliki kartu nama tahan air untuk situasi seperti ini).

Sebagian pelaku bisnis terlihat malu mengibarkan bendera bisnisnya sendiri dan memberitahu orang yang benar-benar asing semua tentang bisnis yang mereka kerjakan. Salah satu bagian dari memiliki dan menjalankan bisnis itu adalah memasarkannya. Dan salah satu cara terbaik untuk memasarkan sesuatu adalah berbicara kepada orang lain. Saya pernah terlibat perbincangan dengan orang asing saat mengantri dan mereka berbicara banyak bahwa mereka memiliki sebuah perusahaan besar dan membutuhkan sebuah perusahaan pemasaran untuk melakukan beberapa pekerjaan bagi mereka.

Saya selalu membawa kartu nama, brosur, buku saya, dan segala hal yang dapat membantu meraih lebih banyak lagi bisnis. Tinggalkan sekotak penuh di tempat parkir kendaraan. Isi koper Anda. Anda tidak bisa menebak siapa yang akan Anda temui. Taruh juga beberapa brosur di rumah sebagai antisipasi jika seseorang berkunjung untuk makan malam dan mereka menginginkan informasi tentang bisnis Anda untuk diberikan ke teman atau kolega.

Selalu bersiaplah memanfaatkan situasi yang dapat menarik lebih banyak bisnis. Artinya bukan Anda harus selalu membayangi orang lain, tetapi selalu siap jika ada kesempatan untuk ‘menjual’ diri.

Berapa kali Anda ditanya, "Apa yang Anda kerjakan untuk memenuhinafkah?" Jangan malu-malu untuk mempromosikan bisnis Anda kepada orang yang benar-benar asing sekalipun karena pada dasarnya, setiap pelanggan itu awalnya juga orang asing.

Kredibilitas dengan testimoni para pelanggan


Testimoni adalah pernyataan dari pelanggan tentang betapa luar biasa bisnis Anda. Testimoni merupakan alat pemasaran yang sangat baik dan harus digunakan dalam materi promosi Anda (jika memungkinkan).

Kapan pun kami menyelesaikan sebuah proyek besar, prosedur standar selanjutnya yang harus kita lakukan adalah meminta testimoni dari klien. Kami meminta mereka untuk secara jujur memberitahu plus minus tentang kerja sama tersebut dan kami menyambut semua saran untuk memperbaiki layanan kita. Testimoni ini agak mirip dengan wawancara. Untungnya, hampir semua testimoni yang kami terima sangat positif dan kami perlihatkan itu kepada calon pelanggan yang sedang mempertimbangkan untuk menggunakan layanan kami. Tak diragukan, testimoni ini membantu menghasilkan lebih banyak lagi bisnis.

Hal yang Anda cari dalam suatu testimoni adalah komentar yang menekankan bahwa perusahaan Anda sangat terpandang, profesional, andal, dan jujur. Saat menggunakan testimoni dalam materi promosi Anda (cetak), selalu sertakan nama dan asal orang yang memberikan testimoni. Salinan surat yang dikirim oleh pelanggan yang bersangkutan akan jauh lebih kuat. Sungguh luar biasa melihat berapa banyak perusahaan yang memiliki sekotak penuh surat dari para pelanggannya yang mengatakan betapa luar biasanya perusahaan tersebut, sayangnya, perusahaan tidak pernah memanfaatkan itu.

Jangan buat testimoni sendiri dan lebih penting lagi, pastikan ke orang yang memberi testimoni apakah tidak masalah jika komentarnya Anda gunakan dalam materi promosi perusahaan. Salah satu cara ampuh untuk mendapatkan testimoni dari pelanggan adalah dengan memasang buku tamu di kasir.

Testimoni harus selalu digunakan dalam periklanan. Lagipula, testimoni ini sepenuhnya gratis, yang perlu Anda lakukan hanyalah memberikan layanan yang baik dan meminta sepatah kata dari pelanggan.

Contoh dari testimoni:

"101 Strategi Jitu Pemasaran Bisnis Pasti Sukses dengan Creative Marketing telah membantu mengembalikan bisnis saya. Informasi yang ada di dalam buku ini sangat relevan, mutakhir, dan sangat mudah diterapkan. Saya rasa, buku karya Anda ini sangat luar biasa, dan setiap pemilik usaha kecil harus membelinya." X, Upper Reaches, Timbuktu

Gunakan testimoni sesering mungkin. Bubuhkan dalam iklan Anda, pamflet, brosur, bahkan di dinding kantor.

suratkabar.me

Tidak ada komentar:

Posting Komentar