![]() |
| suratkabar.me |
Strategi pemasaran dengan membuat brosur!
Materi promosi merupakan komponen penting dari strategi pemasaran apa pun materi ini mencerminkan bisnis Anda dan pelanggan akan menjadikan brosur tersebut dasar keputusan mereka untuk berbisnis dengan Anda atau tidak.
Brosur bisa bervariasi, dari pamflet satu halaman dan satu warna, hingga brosur bergaya majalah yang full color dan terlihat mengkilat. Semuanya kembali ke anggaran Anda dan siapa target sasaran brosur tersebut. Kedua jenis tadi bisa sama-sama sangat efektifnya. Pamflet satu halaman bisa memiliki banyak kegunaan.
Jika Anda belum yakin bagaimana memulai membuat brosur, langkah pertamanya adalah memutuskan jenis materi promosi yang Anda sukai. Perhatikan baik-baik di sekeliling dan saat Anda menemukan brosur kesukaan, salin dan simpan itu. Jika Anda menemukan brosur yang benar-benar mencuri hati, bawa itu ke desainer grafik dan minta mereka membuatkan brosur yang serupa untuk Anda.
Proses produksi dan perancangan brosur dapat dilakukan oleh seorang desktop publisher dan desainer grafik. Ada beberapa petunjuk sederhana yang perlu diikuti.
Untuk menemukan desainer grafik, minta rekomendasi dari rekanan bisnis Anda. Lihat contoh karya mereka.
Berkelilinglah dan bandingkan harga yang ditawarkan.
Sepakati dulu harganya sebelum pekerjaan dilakukan sehingga Anda sepenuhnya tahu berapa banyak biaya proyek keseluruhan.
Pastikan Anda menggunakan foto berkualitas bagus untuk materi promosi.
Gunakan kertas terbaik yang mampu Anda jangkau. Kertas yang tebal tidak terlalu banyak menaikkan biaya cetak dan hasil akhirnya pun jauh lebih memuaskan (brosur berkualitas tinggi).
Poin terakhir ini layak untuk didiskusikan. Jenis kertas yang digunakan untuk mencetak brosur perlu menjadi pertimbangan. Ini dinamakan dengan stock. Semakin tebal stock, semakin tinggi kualitas brosur yang dirasakan. Harganya tidak bertambah terlalu banyak. Kapan pun Anda mendapatkan kutipan (harga) untuk mencetak brosur, tanyakan harga tambahan jika Anda menambah jumlah yang dicetak.
Sampul brosur adalah bagian yang sangat penting. Jika sampul tersebut tidak mampu menginspirasi calon pelanggan untuk mengambilnya ataupun membacanya, Anda sudah membuang buang uang. Jika memungkinkan, gunakan gambar dan tetap minimalkan teks. Perlihatkan konsep brosur ke beberapa teman dan minta pendapat mereka.
Kita mudah sekali terlalu dekat dengan brosur sehingga justru menjadikan kita kurang objektif. Memperlihatkan brosur kepada orang lain juga membuat Anda mampu menemukan kesalahan eja atau kesalahan lain yang mungkin terlewatkan meski Anda sudah membacanya ratusan kali.
Salah satu tips paling penting yang saya pelajari dari pembuatan berbagai materi cetak adalah istirahatkan diri sebelum mengirimkan hasil kerja akhir tersebut untuk dicetak. Lihat karya tersebut saat Anda segar dan santai, bukan di akhir hari yang kacau saat terburu-buru mengejar pesawat terakhir. Kesalahan yang (terlanjur) tercetak akan bertahan selamanya. Jika sudah berbicara masalah produksi materi promosi, berikan waktu untuk memastikan bahwa Anda tidak sedang tertekan.
Buat booklet informasi untuk pelanggan!
Saya pernah didekati oleh sebuah perusahaan bangunan besar untuk mengembangkan ide pemasaran yang dapat mereka gunakan untuk mempromosikan layanan baru, yaitu pemeliharaan gedung dan inspeksi. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, saya tidak hentinya menyela dan menanyakan hal-hal teknis terkait peristilahan perdagangan bangunan. Saya benar-benar ‘kagum’ dengan regulasi pemerintah dalam hal pemeliharaan dan inspeksi bangunan, serta biaya yang dibebankan bagi pemilik bangunan.
Terbukalah mata saya bahwa hampir semua orang kurang mengetahui fakta bahwa pemeliharaan yang besar akan memberikan penghematan kekayaan, bahkan di rumah keluarga. Saya sarankan mereka membuat booklet informasi terkait pemeliharaan rumah, dalam bahasa yang sederhana, mudah dibaca dan dimengerti. Setelah selesai ditulis, hasilnya harus dibagikan ke semua orang.
Booklet ini terbukti sangat informatif bagi orang yang ingin melindungi investasi terbesar mereka. Perusahaan bangunan dapat mempromosikan layanan mereka melalui booklet, yang hasil akhirnya adalah calon pelanggan memiliki literatur memadai yang diberikan secara gratis oleh sebuah perusahaan yang mampu menyelesaikan semua masalah pemeliharaan yang menjadi kekhawatiran mereka.
Sekali lagi, konsep ini dapat diadaptasi ke hampir semua industri. Tukang listrik dapat membuat booklet informasi tentang pemeliharaan peralatan rumah tangga, kebun benih dapat membuat booklet berisi cara-cara merawat tanaman pot, balai penyembelihan hewan dapat memberikan resep untuk memasak hasil produk mereka (kebanyakan sudah melakukannya), dan sebagainya.
Jika booklet terasa terlalu ‘mengerikan’, Anda bisa membuat pamflet satu halaman yang menjawab sepuluh permasalahan paling umum tentang produk atau layanan tertentu. Iklankan nama bisnis Anda di bagian bawah pamflet dan bagikan ke semua orang yang berkunjung ke toko Anda.
Ingat, buat yang sederhana, informatif, dan mudah dibaca, serta jangan malu-malu untuk mengibarkan bendera perusahaan Anda di booklet tersebut Anda memang sudah mengeluarkan uang untuk itu.
suratkabar.me

Tidak ada komentar:
Posting Komentar